| January 15, 2012 | ||
| 8:00 am | to | 5:00 pm |
Belajar Hipnoterapi Praktis & Cepat
Info & DaftarInfo & Daftar 0852 4526 4444

11
DEC
Posted by: Awie / Tags: awie suwandi, belajar hipnotis, hipnosis, hipnoterapi, hipnotis, hypnosis, hypnotherapy, tranzworks, turbo hipnotis, turbo hypnotherapy
| January 15, 2012 | ||
| 8:00 am | to | 5:00 pm |
Belajar Hipnoterapi Praktis & Cepat
Info & DaftarInfo & Daftar 0852 4526 4444

20
NOV
Posted by: Awie / Tags: awie suwandi, belajar hipnotis, clean language, hipnosis, hipnoterapi, hipnotis, hipnotis jakarta, hypnosis, hypnosis kota kinabalu, hypnosis malaysia, hypnosis sabah, hypnotherapy, hypnotherapy kota kinabalu, hypnotherapy malaysia, hypnotherapy sabah, MindZetter, nlp, tranzworks, turbo hipnotis, turbo hypnotherapy
| January 22, 2012 | ||
| 9:00 am | to | 6:00 pm |
Belajar Hipnoterapi Praktis & Cepat
Info & Daftar 021 32 777 766 & 021 91 777 766
SMS Hotline: 0813 85 777 766 & 0878 83 777 766

20
NOV
Posted by: Awie / Tags: awie suwandi, belajar hipnotis, clean language, coaching, hipnosis, hipnoterapi, hipnotis, hipnotis jakarta, hypnoselling, hypnosis, hypnosis kota kinabalu, hypnosis malaysia, hypnosis sabah, hypnotherapy, hypnotherapy kota kinabalu, hypnotherapy malaysia, hypnotherapy sabah, MindZetter, tranzworks, turbo hipnotis, turbo hypnotherapy
| January 21, 2012 | ||
| 9:00 am | to | 5:00 pm |
Rahasia Belajar Hipnotis Instant & Teknik Menghipnotis Cepat
Info & Daftar 021 32 777 766 & 021 91 777 766
SMS Hotline: 0813 85 777 766 & 0878 83 777 766

15
JUL
Posted by: Awie / Tags: awie suwandi, coaching, hipnosis, HipnoSport, HipnoSports, hipnoterapi, hipnotis, hipnotis jakarta, hypnotherapy, Mental Engineering, MindZetter, nlp, SHINE, Sports Hypnosis, tranzworks
Salah satu aplikasi turbo hipnotis yang sering saya ajarkan pada atlit adalah bagaimana caranya mengontrol “Arousal Level” atau “Level Stress” untuk tetap berada di Zona Optimal mereka (Peak Performance).
Menurut “Catastrophe Model” dari Fazey & Hardy, performance seorang atlit itu ditentukan oleh level stressnya, artinya ketika berada dalam sebuah pertandingan, jika level stress rendah, maka performance seorang atlit itu belum maksimal, seorang petinju akan kehilangan powernya jika arousal levelnya terlalu rendah.
Dilain pihak, jika arousal level seorang atlit terlalu tinggi, maka juga akan mengurangi performancenya, sang atlit menjadi emosi, susah konsentrasi dan bahkan menjadi panik.
Tergantung pada pressurenya, kurva performance itu bisa berbeda beda, pada pressure rendah sampai sedang (biasanya dalam latihan), kurvanya seperti huruf U yang terbalik (gbr 1.)
Tapi pada pressure tinggi, terutama ketika sedang bertanding, maka kurvanya berubah menjadi seperti ombak, yaitu dengan semakin tingginya stress atau arousal level, maka akan terjadi performance drop yang katastrophal, yang kalau menggunakan relaksasi biasa tidak akan kembali ke puncak performance nya (A), tapi hanya mencapai titik (B) saja.
Bagaimana caranya mengontrol arousal level sehingga para atlit bisa tetap berada di zona optimalnya? Untuk itu saya mengembangkan latihan mental yang dikombinasikan dengan Self Hypnosis S.H.I.N.E saya sebut dengan Mental Engineering, untuk artikel lain tentang HipnoSports, silahkan klik www.HipnoSports.com.
Salam turbo,
Awie Suwandi

2
MAR
Posted by: Awie / Tags: awie suwandi, belajar hipnotis, clean language, hipnosis, hipnoterapi, hipnotis, hipnotis jakarta, hypnosis, hypnotherapy, tranzworks
Salah satu fenomena yang harus dicermati dalam sebuah sesi terapi adalah terjadinya transference dan counter-transference antara terapis dan klien, yaitu interaksi secara emosional seperti ketertarikan secara seksual, terjadinya transfer emosi & keyakinan negatif atau transfer masalah yang belum terselesaikan, baik dari pihak klien ke terapis maupun sebaliknya.
Transference dan Counter-Transference itu bisa berefek positif maupun negatif, oleh karena itu penting bagi seorang terapis untuk me-manage dan mengontrolnya secara positif, karena dalam praktek sehari hari seorang terapis mengalami interaksi sejenis ini berkali kali dengan setiap klien yang ditangani.
Dari perspektif Energy Psychology, Transference dan Counter-Transference itu terjadi sebagai akibat Terciptanya Hubungan Emosional & Pertukaran Energy melalui Rapport antara klien dan terapis dalam sebuah sesi terapi.
Akibatnya seorang terapis yang banyak menangani masalah klien akan banyak menerima proyeksi energi dan emosi negatif dari klien yang harus di-manage dengan baik karena sebuah transference & counter-transference yang tidak dimanage dengan baik biasanya akan berakibat pada terjadinya hubungan affair antara klien & terapis, munculnya rasa pusing, sakit kepala atau bahkan sampai memunculkan depresi pada terapis.
Bagaimana cara untuk mengatasinya?
Beberapa cara diantaranya adalah:
1. Selalu bersikap netral.
2. Berusaha untuk selalu “guiding” dan hindari “leading”.
3. Gunakan metoda Emotional Recycling yang menggunakan kombinasi antara S.H.I.N.E dan energy psychology.
Salam Turbo
Awie Suwandi
T.H.U.M.B
Trainer, Hypnotherapist, Unconscious MindZetter, Mental Coach & Bestseller Bookwriter .

copyright © awiesuwandi 2010
