Sering sekali kita mendengar orang mengatakan “Time is Money”, sekilas sepertinya sangat masuk akal, tapi kalau kita pikirkan lebih lanjut, sebenarnya keyakinan tersebut agak rancu karena nilai dari waktu sama sekali tidak bisa kita samakan dengan nilai uang, karena waktu itu jauh lebih berharga daripada uang. “Kok bisa…?”
Logikanya seperti ini, seandainya semua uang yang anda miliki habis terpakai, anda masih bisa mencarinya lagi, tapi begitu waktu dalam hidup anda sudah dihabiskan, anda tidak akan bisa mendapatkannya kembali, dengan cara apapun!!!
Mungkin saja anda lalu akan berpikir “kalau begitu kita harus hemat dalam pemakaian waktu seperti halnya kita berhemat ketika menggunakan uang”. Dan kembali hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena yang namanya waktu itu berjalan terus tanpa bisa dihentikan maupun diperlambat, tidak peduli apakah kita sedang melakukan sebuah kegiatan atau tidak, apakah kita sedang tidur atau sedang bekerja, waktu berjalan terus tanpa bisa dihentikan.
Jadi satu satunya hal yang bisa kita lakukan hanyalah mengalokasikan pemakaian waktu secara cerdik, yaitu hanya untuk hal hal yang bermanfaat sehingga waktu dalam hidup kita yang relatif singkat tidak habis terpakai secara sia sia. Bagaimana dengan anda? Apakah anda menggunakan waktu anda secara smart?
Betapa sedikitnya waktu yang kita miliki
Kaya atau miskin, setiap orang hanya diberikan 24 jam sehari, tidak kurang dan tidak lebih. Itulah modal paling beharga yang diberikan Tuhan kepada kita selain kesehatan yang baik, dan apakah seseorang nantinya akan sukses atau tidak, puas dengan hidupnya atau tidak, dan bahagia atau tidak, semuanya tergantung kepada bagaimana caranya mereka menghabiskan waktu yang relatif sedikit itu.
Waktu kita memang sangat terbatas sekali, dari waktu 24 jam yang kita miliki, kira kira 1/3 nya sudah kita habiskan untuk tidur, kemudian, sebagian besar dari kita menukarkan waktu yang 1/3 nya lagi dengan uang alias bekerja atau berbisnis. Yang tersisa hanyalah 1/3 lagi yang harus dikurangi dengan waktu yang kita habiskan untuk pekerjaan rutin seperti bersih bersih, mandi, makan, berpakaian, ngantri di jalanan yang macet, sehingga yang tersisa hanyalah sedikit saja waktu yang masih bisa kita gunakan, misalnya untuk mengejar impian kita, untuk keluarga, untuk menikmati hobi, untuk bersosialisasi, untuk mengembangkan diri kita baik secara mental maupun secara spiritual dan membantu sesama.
Nah, bagaimana caranya kita mengakali hal tersebut? Atau kita harus pasrah & menerima keadaan ini sebagai sebuah kondisi sudah diluar kontrol & kemampuan kita?
Hukum Paretto (80-20)
Dari hasil survey seorang ekonom asal Italia yang bernama Vilfredo Pareto, rupanya 80% dari total pendapatan di Italia di berada ditangan 20% penduduk Italia, dan ketika dilakukan survey pada negara lain, ternyata pola distribusi yang 80%-20% juga berlaku dimana saja.
Dan pola distribusi tersebut tidak hanya berlaku pada pendapatan penduduk sebuah negara, tetapi juga berlaku dalam bidang lain, misalnya 80% dari omset penjualan sebuah perusahaan dihasilkan oleh 20% dari salesperson, dan Microsoft juga menemukan bahwa hanya mengatasi 20% dari bugs yang dilaporkan, 80% dari user Windows tidak akan mengalami masalah bugs lagi.
Dan distribusi hukum Pareto juga menunjukkan, bahwa 80 % dari hasil kerja yang kita dapatkan merupakan output dari 20% aktifitas yang kita lakukan, sisanya yang 20% itu merupakan output dari 80% pekerjaan.
Jadi strategi untuk menggunakan waktu secara smart adalah sebagai berikut, kita fokus dan disiplinkan diri untuk hanya melakukan 20% aktifitas yang bisa memberikan 80% output, sisanya tidak boleh dikerjakan atau didelegasikan ke orang lain!!!
Dengan demikian kita bisa meningkatkan dengan drastis produktifitas kita, dan dengan meningkatnya produktifitas kita, waktu yang kita butuhkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan baik menjadi lebih singkat, sehingga tersisa lebih banyak waktu luang yang bisa kita gunakan untuk hal hal lain dalam hidup kita seperti berlibur dengan keluarga, menikmati hobi, mengejar impian, mengembangkan potensi diri dll yang juga penting dalam hidup kita yang relatif singkat ini.
Anthonny Robbins mengatakan, sukses dalam hidup ini tidak hanya dinilai dari apa yang anda capai atau miliki, melainkan juga menjadi orang yang seperti apakah anda, dan apa yang anda kontribusikan kepada sesama…
Jadi, walaupun kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan segala hal, sebenarnya kita masih memiliki cukup waktu untuk melakukan hal hal terpenting dalam hidup kita.
Action Plan:
Berikut ini tips & ide yang bisa anda gunakan untuk menerapkan prinsip diatas dalam hidup dan pekerjaan anda:
1. Biasakan melakukan perencanaan sebelum memulai hari anda (malam atau pagi hari).
2. Tuliskan kegiatan apa yang akan anda lakukan.
3. Susunlah kegiatan tersebut sesuai dengan prioritas.
a. A – Amat penting (penting dan mendesak), misalnya janji meeting dengan calon prospek anda.
b. B – Bisa tunggu (penting tapi tidak mendesak), misalnya mengirimkan proposal kepda prospek anda.
c. C – Cuma dikerjakan jika ada waktu (tidak penting tapi mendesak), misalnya membalas telefon dari teman, yang dimaksud tidak penting adalah kalau tidak dikerjakan, tidak akan menimbulkan dampak yang serius bagi kita, sering sekali sebuah aktifitas kelihatan mendesak tapi sebenarnya tidak penting sama sekali.
d. D – Delegasikan ke orang lain, misalnya tugas tugas rutin seperti mengetik dll.
4. E – Eliminasi atau yang tidak boleh dikerjakan (tidak penting dan tidak mendesak), misalnya nonton sinetron.
5. Disiplinkan diri untuk segera menyelesaikan aktifitas dengan prioritas A, sesudah semua tugas dengan prioritas A selesai dikerjakan, barulah mulai mengerjakan tugas dengan prioritas B, prioritas C hanya dikerjakan jika anda masih memiliki sisa waktu.
6. Delegasikan /outsource pekerjaan dengan prioritas D kepada orang lain dan disiplinkan diri anda untuk tidak mengerjakan tugas dengan prioritas E, kecuali anda menjadikannya sebagai hobi.
7. Buatlah daftar perencanaan untuk hari ini, besok, minggu ini, minggu depan, bulan ini, bulan depan, 6 bulan kedepan, tahun ini, tahun depan, 5 tahun kedepan, susunlah semua kegiatan dan kerjakan sesuai dengan prioritas.
8. Sebelum memulai sebuah kegiatan, bertanyalah kepada diri sendiri “Apakah ini adalah penggunaan waktu yang terbaik dari saya?”, “Apakah kegiatan ini membuat saya lebih dekat lagi ke impian dan tujuan hidup saya?” dan “Apakah ada dampak negatif jika saya tidak mengerjakannya sama sekali?”, jika salah satu jawabannya adalah tidak, maka hentikan aktifitas tersebut dan lakukkanlah kegiatan lain yang bisa memberikan anda jawaban ya.
Waktu kita sangat terbatas…
Kita tidak bisa Melakukan Semua Hal…
Tapi kita masih bisa melakukan Hal Hal Yang Penting Dalam Hidup…!!!
Sukses Tanpa Batas…!!!
Salam TURBO
Awie Suwandi
The Mental Coach
0878 83 777 766