Blog

Turbo NeuroSelling] 9 Langkah Dalam Turbo NeuroSelling (3)

Posted by: Awie  /  Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Table of contents for 9 Langkah TNS

  1. [Turbo NeuroSelling] 9 Langkah Dalam Turbo NeuroSelling (1)
  2. [Turbo NeuroSelling] 9 Langkah Dalam Turbo NeuroSelling (2)
  3. Turbo NeuroSelling] 9 Langkah Dalam Turbo NeuroSelling (3)

Di artikel sebelumnya anda membahas tentang 6 dari 9 langkah dalam Turbo NeuroSelling, dalam artikel ini akan saya bahas bagian terakhir dari langkah langkah berikutnya, yaitu:

Mengatasi Keberatan (Handling Objections)

Sama seperti dalam sebuah sales cycle yang biasa, dalam fase ini anda mulai mencari tahu dan mengatasi keberatan prospek yang mungkin muncul.

Mengatasi Keberatan

Supaya seorang sales bisa mengatasi keberatan prospek dengan efektif, tentu saja harus bisa membedakan sebuah keberatan propek yang tidak serius dari keberatan yang benar benar dimiliki oleh prospek serta kategori dari keberatan itu sendiri.

Dengan menguasai teknik hipnotis percakapan, seorang salesperson yang berpengalaman bisa membaca sinyal sinyal tidak sadar dari bahasa tubuh prospek dan dengan demikian bisa menebak proses yang terjadi di dalam pikiran prospek maupun kondisi emosional prospek pada saat itu.

Jika keberatan prospek ternyata semu, yang diberikan hanya untuk bersifat sopan atau untuk menyenangkan anda, maka anda harus menggalinya lebih lanjut sampai anda benar benar mendapatkan keberatan dari prospek yang sebenarnya, karena mengatasi keberatan yang bukan keberatan sebenarnya itu biasanya tidak akan memberikan manfaat sama sekali.

Jika keberatan yang sebenarnya sudah di identifikasi, maka salesperson yang bersangkutan bisa mengatasinya dengan pola bahasa yang biasa digunakan dalam hipnoterapi, yaitu ‘Belief Changing Patterns” yang dikembangkan dari keterampilan berbahasa tokoh tokoh terkenal didunia seperti Mahatma Gandhi, Hitler, Martin Luther King dan lain lain.

Setiap keberatan prospek adalah sebuah keyakinan, yaitu keyakinan prospek kenapa tidak mau membeli dari anda, jadi dengan menguasai 19 pola bahasa “Belief Changing Patterns” seorang salesperson memiliki 19 pilihan untuk mengubah keyakinan prospek dan mengatasi keberatannya.

Melakukan Closing

Sesudah seorang salesperson berhasil mengatasi keberatan prospek, maka sampailah ke fase closing, yaitu mendapatkan komitmen dari prospek untuk membeli.

Melakukan Closing

Dalam fase ini, anda bisa menggunakan teknik yang dikembangkan dari hipnotis percakapan untuk menanamkan ide dan keinginan untuk membeli dalam diri prospek dan dengan demikian membuat proposal yang anda tawarkan menjadi sangat menarik dan susah untuk ditolak.

Dalam fase ini juga seorang salesperson bisa menerapkan prinsip “hadiah dan hukuman” pada level bawah sadar untuk memberi tekanan psikologis tanpa disadari oleh prospek, karena proses tersebut berlangsung pada level bawah sadar prospek.

Melakukan Evaluasi

Turbo NeuroSeling adalah sebuah keterampilan yang semakin anda asah semakin bagus. Oleh karena itu melakukan evaluasi sesudah sebuah keberhasilan atau kegagalan bisa mempercepat proses pembelajaran anda untuk menguasai teknik teknik dalam Turbo NeuroSelling™, selain itu fase evaluasi membantu anda untuk mengenali dan mengantisipasi perubahan kondisi pasar yang senantiasa berubah sehingga bisa menyesuaikan pendekatan anda dengan strategi yang cocok dan efektif.

Melakukan Evaluasi

Dalam fase evaluasi ini anda akan bertanya pada diri sendiri:

  1. Apakah semua berjalan sesuai dengan rencana? Jika tidak apa penyebabnya?
  2. Apakah persiapan yang saya lakukan sudah matang?
  3. Teknik apa yang sudah mahir saya lakukan?
  4. Apakah masih bisa ditingkatkan?
  5. Apa saja yang masih butuh latihan?
  6. Bagaimana cara meningkatkan keterampilan ini lagi?
  7. Kesalahan apa yang saya lakukan?
  8. Apa yang harus saya lakukan supaya tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama?
  9. Apakah ada hal yang baru yang saya pelajari dari pengalaman ini?

10.  Bagaimana kondisi pasar sekarang? Apa kecenderungannya?

11.  Jika anda bekerja dengan team, anda bisa menggunakan fase ini untuk mengumpulkan informasi, berdiskusi dan membantu anggota team anda untuk mendapatkan solusi atas masalah yang dihadapinya di lapangan.

Bagaimana detil dan tips tips untuk diaplkasikan dalam 9 langkah tersebut, akan saya bahas di artikel mendatang

Salam turbo,

Awie Suwandi